Ticker

6/recent/ticker-posts

KLARIFIKASI CV AGUNG TUNGGAL ABADI TERHADAP LSM GEMPAR

KLARIFIKASI CV AGUNG TUNGGAL ABADI TERHADAP LSM GEMPAR.

Pasuruan, -detikborgol.my.id.//Selasa (11/11)
Klarifikasi Dugaan Kelalaian APD di Proyek SDN 1 Kronto oleh CV Agung Tunggal Abadi.
Pemberitaan mengenai dugaan kelalaian dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada proyek pembangunan SDN 1 Kronto, yang dikerjakan oleh CV Agung Tunggal Abadi, telah mendapatkan titik terang. 

Klarifikasi ini diperoleh setelah perwakilan dari kontraktor, CV Agung Tunggal Abadi, bertemu dengan tim LSM OBHAMA NUSANTARA yang sebelumnya melakukan investigasi di lokasi proyek.


Penjelasan dari Supriyadi,selaku Ketua Umum LSM OBHAMA NUSANTARA, menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan media di Pasuruan terkait kesalahpahaman yang terjadi. Beliau menjelaskan hasil pertemuannya dengan perwakilan kontraktor, Bapak Tono.


Alasan Tidak Menggunakan APD (Rompi):
Menurut penjelasan dari pihak kontraktor, pada saat kejadian, lokasi proyek di Kronto baru saja diguyur gerimis.
Hal ini menyebabkan rompi APD yang seharusnya digunakan menjadi basah.
Oleh karena itu, para pekerja tidak mengenakan rompi APD pada waktu tersebut.
Alasan Tidak Menggunakan APD (Sepatu):
Terkait penggunaan sepatu APD, dijelaskan bahwa posisi pekerjaan yang mengharuskan pekerja naik ke atas menyebabkan kesulitan jika menggunakan sepatu APD.
Ini menjadi alasan mengapa sepatu APD tidak digunakan oleh para pekerja.


Mengenai dugaan tidak adanya pengawas di lokasi, Supriyadi mengklarifikasi bahwa hal tersebut tidak sepenuhnya benar.
Sebenarnya, kepala tukang selalu siaga (standby) di lokasi proyek.
Namun, pada saat investigasi dilakukan, kepala tukang sedang tidak berada di lokasi karena sedang membeli genteng.
Selain itu, tidak ada satu pun tukang di lokasi yang membawa telepon genggam, sehingga komunikasi menjadi terhambat.
Supriyadi menyimpulkan bahwa insiden ini lebih disebabkan oleh miskomunikasi.


Bapak tono  juga menambahkan bahwa rekan-rekan media sebelumnya belum sempat melakukan klarifikasi langsung kepada pihak yang bersangkutan. Direktur CV Agung Tunggal Abadi pada saat itu sedang berada di luar kota.
melalui Bapak tono menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wartawan Pasuruan. Mereka mengakui bahwa tidak sempat merespons surat klarifikasi secara cepat dari LSM GEMPAR. Kami dari kluarga bersar CV AGUNG TUNGGAL ABADI meminta maaf dan kami ucapkan terimakasih kepada semua teman2 aktivis kami upayakan lebih baik lagi,pungkas nya.

Tim Investigasi