“STOP TAMBANG ILEGAL!”
Gelombang Perlawanan Meledak di Pasuruan, Publik Mulai Bongkar Dugaan Permainan Tambang Sebalong
Pasuruan - detikborgol.my.id || 16 Mei 2026 Efek domino tambang pasir di Sebalong kini berubah menjadi badai besar yang mulai menyeret perhatian publik secara brutal. Situasi ini tidak lagi sekadar isu dugaan pelanggaran biasa. Aroma kemarahan publik mulai terasa nyata, sementara sorotan terhadap aktivitas tambang di Pasuruan perlahan berubah menjadi tekanan terbuka yang mengarah pada pembongkaran besar-besaran.
Banyak pihak kini mulai gelisah. Sebab isu yang awalnya hanya berputar di tingkat lokal, kini mulai bergerak naik ke level yang jauh lebih serius. Nama demi nama berpotensi ikut terseret apabila persoalan legalitas, koordinat, perizinan, hingga dugaan pembiaran benar-benar dibuka secara terang-terangan di hadapan publik dan aparat penegak hukum.
Pada 15 Mei 2026 pukul 19.24 WIB, Inul Gunawan menyampaikan ultimatum keras melalui grup WhatsApp IWO Jatim yang beranggotakan sekitar 462 peserta. Pesan itu sontak memicu gelombang dukungan besar dari para anggota.
Dalam pernyataannya, Inul Gunawan menegaskan bahwa IWO bersama LSM Suropati tidak lagi ingin hanya menjadi penonton di tengah polemik tambang pasir yang terus menjadi sorotan publik.
“Kami berencana meminta jadwal audiensi resmi di Polresta Pasuruan dengan melibatkan sejumlah pejabat penting, mulai dari tingkat dinas hingga kementerian,” tegasnya.
Pernyataan tersebut langsung dianggap sebagai sinyal bahwa persoalan tambang pasir di Sebalong telah memasuki fase yang jauh lebih panas. Sebab ketika audiensi resmi mulai menyeret lintas dinas hingga kementerian, maka kemungkinan terbukanya data, dokumen, titik koordinat, hingga rantai dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu menjadi sesuatu yang sulit dihindari.
Tak hanya itu, Inul Gunawan juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas tambang di Pasuruan harus diperlakukan sama tanpa tebang pilih.
“Bukan hanya di Nguling. Semua tambang di Pasuruan harus fair terkait legalitas,” imbuhnya.
Kalimat itu kini menjadi pukulan keras bagi pihak-pihak yang selama ini diduga merasa aman di balik aktivitas tambang. Sebab jika tekanan publik terus membesar dan pengawalan media semakin masif, maka bukan tidak mungkin satu per satu persoalan lama akan kembali dibuka ke permukaan.
Kini publik mulai menunggu: siapa yang benar-benar bersih, dan siapa yang selama ini hanya kuat karena merasa tidak tersentuh?
Yang jelas, situasi sudah berubah. Gelombang pengawasan mulai bergerak liar. Dan ketika perhatian publik, media, aktivis, hingga lembaga mulai bertemu dalam satu titik, maka ketakutan terbesar bagi pihak yang merasa bermain-main dengan aturan adalah ketika semuanya mulai dibuka tanpa kompromi.
Investigasi